Roll on : Proud to be Muslim

Assalammualaikum,




This is me proud to be muslim



I have problems on my own and so do, pretty much, everyone else. I got conflict with everyone. With my family, friends and myself too. Yup, I am normal, I got problems and to some it may be stupid but I bet you also have those kind of little conflict too. 

Just, bear patiently with my awful English. Yeah!

Ones problem, be it a very stupid one, but when they called it a problem, it mean "the thing" bothers them much. Some might say, get over it! There are people worst than you ok! Yet, the pain still can be feel. It still there. 

This is a simple life scenario. It is simple but Islam cover even that too.


KEEP ME SANE DURING MY WORST TIME OF LIFE

Islam, for me, (highlight that, it is for me) always some how give me the way and the guide to overcome all those problem. It is very soothing to come back to your religion when facing your life. Because the truth is, our religion and our life is interconnected. Actually, Islam make your life perfect!

As for me, when I have problem, I always have those moment when I learn something new, about Islam, that interrelated to my problem which help me to overcome it. Sometimes, it is in the form of hadith or Al-quran lines. Sometimes, it is in the form islamic wise word. And sometimes, it just come to my heart. 


PROTECT ME FROM MAKING MISTAKES


Islam covers every aspect of your life. For me, I like to think that it give me the sense of think before act moment in almost everything I do. We all realize we need to think before act, but what do we need to think actually? I like to do muslim way, think using Islam as your first priority. The wonderful thing about thinking as a muslim is, you actually think for everyone else too.

For example, think before you dress. As a muslim, we will of course covers our aurat. In general, we know this help the most to avoid any possible harm might done to women when they attract guys. On the other hand, it make women in Islam very preserve and so valuable that whoever be their husband is the luckiest person on earth. Furthermore, properly covered aurat also help the guys to control their lust.




IT IS PERFECTION


Al quran and as sunnah, everyone know this is the basic principle that guide muslim all around the world. It give muslim the perfect instruction on how to live your life. Everything is covered from manners to practice when we are eating to how to arrange a funeral. Zakat to be pay which help to improve a country economy to practicing sincerity in every business we do. We have everything list down and I am so proud with it. It is perfection and who hate perfect? We are very structured and everything in our life have the way of doing it muslim way. 




I WAS NEVER ALONE AND IS CHERISHED


One more thing being a muslim, we believe that Allah swt is always with us because Allah swt does that. Allah sees, hears and knows everything about us at any moment. Allah swt always understand my feeling and when I pray and ask Allah swt for help or tell Allah swt about my feeling it always give me the satisfaction and calm that I need. Isnt it great when you always have a person that so close to you and never left you?

I do sins yet I still can have all of this. I do wrong over and over again and ask forgiveness over and over again and Allah swt return me with everything I have now. 







The rules not only make out a beautiful life for me, it also fulfill me in a way that I can't explain. It just make me feel enough. Alhamdulillah. Islam indeed is the best religion. I am a muslim. 

Wont you be proud like me too?

These are my reasons. Whats yours?









Roll on : Keyakinan kita?

Assalammualaikum



Nak ubah dari aku kepada ana. hihi. :)


Bila berlaku sesuatu yang kita suka. Kita cakap alhamdulillah. Bila berlaku yg susahkan kita kita doakan kepada Allah swt supaya permudahkan untuk kita. Amin. 

Tapi, kenapa kita buat macam tu? Ana nak kita persoalkan kembali pada diri kita sendiri, apa sebenarnya yang kita harapkan dengan lakukan yang sedemikian. Adakah ia cuma tindakan bawah sedar kita ataupun sesuatu yang menjadi asam garam hidup kita. Persoalkan lah dan beri kepuasan kepada diri kita dengan jawapan yang kita cari sebab bila kita lakukan sesuatu tu dengan satu sebab yang jelas, itu yang buat kita lagi yakin dan faham dengan apa yang kita lakukan. itulah kepuasan yagn kita perlu.Jangan buat sebab itu orang tunjuk, itu yang orang buat. Allah dah beri kita akal. Fikirkanlah!

Keyakinan kita kepada Allah swt, berapa banyak ek? Dalam isu ni, sebenarnya tak boleh ada 50% or 45.758% or what ever lah, cuma ada dua pilihan, either non or 100%. Kelemahan iman kita adalah kita sebenarnya tak tahu atau tak paham apa yang kita kena yakinkan itu. Kita gagal untuk tanya diri sendiri apa yang kita yakin kan dan kenapa kita yakin. Kita tak pernah ambil peduli pon pasal benda ini semua. Kita cuma pak turut je.





Kita, takut pada hantu, ini contoh yang paling senangla. Malam-malam tak berani jalan sendirian atau pergi tandas sendiri. Nak berteman. Apa yang kita takutkan tu? Kita takut terserempak dengan hantu? Pernah tak kita tanya diri sendiri, kenapa kita takut hantu? 

Sebab dia hodoh? come on la! You'll get over it in few days!

Sebab dia bunuh orang? Ajal maut semua Allah swt yang tentukan.

Sebab nanti kena rasuk? Bukan nya korang rasa apa pon. Nama pon kena rasuk. Iye dak?

Sebab......tak ada idea. Kalau ada apa-apa cadangan sila utarakan di kotak komen. 

Jadi, apa yang kita takutkan sebenarnya. Pada pendapat ana, rasa takut tu ditanam oleh pemikiran ORANG. The People. Kita jadi pak turut. Orang takut kita pon takut. Kita tak ada sebab sendiri kenapa kita takut kat hantu tu. Dan yang paling malang sekali, kita tak yakin dgn Allah swt.





Kita lupa satu fakta mudah yang telah kita belajar. Yang semua orang tahu. Segala apa yang berlaku pada kita adalah di atas ketentuan Alah swt. Allah swt yang tentukan kita jumpa ke tak hantu tu. Mati ke tak. Kena rasuk ke tak. Semua Allah swt tentukan! Kalau lah Allah swt dah tentukan siapa kita nak melawan? Kenapa kita lupa perkara tu?

Jadi, kita fikirkan kembali dan renung-renung kan lah. Belajar balik apa yang patut. Kekuasaan Allah swt yang tiada batasannya. Kenapa dalam Islam kita wajib beriman kepada Allah swt. Find your very own reason and enlighten yourself. Lepas tu, mengucap lah dengan yakin! 














Roll on : I Love Rasulullah SAW

Assalammualaikum 




Hari ni nak kongsi satu hadis/kisah Rasululluah SAW yang sangat menyentuh hati saya ;


                        Diriwayatkan dari Abu Jum’ah ra yang berkata “Suatu saat kami pernah makan siang bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan ketika itu ada Abu Ubaidah bin Jarrah ra yang berkata “Wahai Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adakah orang yang lebih baik dari kami? Kami memeluk Islam dan berjihad bersama Engkau”. Beliau shallallahu alaihi wasallam menjawab “Ya ada, yaitu kaum yang akan datang setelah kalian, yang beriman kepadaku padahal mereka tidak melihatku”. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad Ahmad juz 4 hal 106 hadis no 17017. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ad Darimi dalam Sunan Ad Darimi juz 2 hal 398 hadis no 2744 dengan sanad yang shahih.
Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu, diriwayatkan suatu ketika selepas shalat shubuh, seperti biasa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam duduk menghadap para sahabat.
Kemudian beliau bertanya, “Wahai manusia siapakah makhluk Tuhan yang imannya paling menakjubkan?”.
“Malaikat, ya Rasul,” jawab sahabat.
“Bagaimana malaikat tidak beriman, sedangkan mereka pelaksana perintah Tuhan?” Tukas Rasulullah.
“Kalau begitu, para Nabi ya Rasulullah” para sahabat kembali menjawab
“Bagaimana nabi tidak beriman, sedangkan wahyu dari langit turun kepada mereka?” kembali ujar Rasul.
“Kalau begitu para sahabat-sahabatmu, ya Rasul”.
“Bagaimana sahabat-sahabatku tidak beriman, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka saksikan. Mereka bertemu langsung denganku, melihatku, mendengar kata-kataku, dan juga menyaksikan dengan mata kepala sendiri tanda-tanda kerasulanku.” Ujar Rasulullah.
Lalu Nabi Shallallahu alaihi wasallam terdiam sejenak, kemudian dengan lembut beliau bersabda, “Yang paling menakjubkan imannya,” ujar Rasul “adalah kaum yang datang sesudah kalian semua. Mereka beriman kepadaku, tanpa pernah melihatku.
Mereka membenarkanku tanpa pernah menyaksikanku. Mereka menemukan tulisan dan beriman kepadaku. Mereka mengamalkan apa-apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka mengamalkan apa-apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka membela aku seperti kalian membelaku. Alangkah inginnya aku berjumpa dengan saudara-saudaraku itu.”
Kemudian, Nabi Shallallahu alaihi wasallam meneruskan dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 3,   “Mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, dan menginfakan sebagian dari apa yang Kami berikan kepada mereka.”
Lalu Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Berbahagialah orang yang pernah melihatku dan beriman kepadaku” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengucapkan itu satu kali. “Berbahagialah orang yang beriman kepadaku padahal tidak pernah melihatku.” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengucapkan kalimat kedua itu hingga tujuh kali.



Sebenarnya Rasulullah SAW sangat menyeyangi umat nya lebih dari, pada pandangan saya,seorang ibu pada anaknya. Sehingga ke akhir hayat baginda, baginda masih mahu menolong kita dengan meminta agar kesakitan maut seluruh umatnya diberikan kepada baginda. Kasih sungguh Rasullulah SAW kepada kita yang selalu lupakan nya. 

Subhanallah.

Rasulullah SAW sangat mulia dan hemah sekali. Baginda lah sebaik-baik manusia yang hebat segalanya. Sebagai tanda cinta kepada Rasulullah SAW kita bolehlah melakukan sunnah baginda. 

Roll on : Jiwa kosong

Assalammualaikum,





Jadi, emmm. Apa tujuan anda hari ni? Apa yg anda nak capai sebelum tiba penghujung hari ini. Apa yg anda capai semalam. Simple question right? We always hear this kind of question. But do we ever try to think deeply and answer it?

Dah fikir? Apa jawapan nya? Sambil jawapan tu bermain di fikiran anda, jawab soalan kedua ni. Adakah itu keperluan duniawi?




Hal ini sudah dapat diramal oleh Nabi Muhammad saw sejak dulu lagi, dalam hadithnya: 

"Umat lain akan meratah kamu dengan rakus sebagaimana anjing-anjing yang mengelilingi hidangan makanan. Sahabat bertanya adakah kerana bilangan umat Islam yang sedikit? Baginda menjawab Tidak, bahkan jumlah kamu masa itu banyak sebagaimana banyaknya buih di permukaan air banjir. Allah mengikis perasaan gerun di dalam hati musuh terhadap kamu dan Allah mencampakkan dalam hati kamu 'al-wahan'. Sahabat bertanya apa dia wahan itu ya Rasulullah. Jawab baginda 'cintakan dunia dan bencikan akhirat."



Kita semua selalu mementingkan dunia walaupun kita sedar yang paling penting adalah, mesti semua org teka ayat lepas ni AKHIRAT. Semua org tahu yg akhirat tu lagi penting dari dunia, tp, siapa yg pernah fikir secara mendalam akan pentingnya akhirat tu?

Aku ingin tekankan di sini, usaha-usaha kita dalam mencapai redha Allah swt. Apa amalan kita hari ni dan hari-hari sebelumnya. Andai kata ajal datang memanggil. cukupkah bekalan kita. Sekali lagi, aku pasti, ayat ni dah biasa sangat anda dengar. kan?

Sebenarnya, jiwa kita kosong. Sangat kosong. Hari-hari kita tak ada makna. Kita cuma mengulangi rutin harian yg sama,bangun pagi, solat, kerja/study, balik. Solat 5 waktu tak tinggal. Selalu mengaji. Itu sahaja. Kita mempelbagai aktiviti untuk kita bersantai (pada waktu lapang) dengan berkelah, tengok wayang dan banyak lagi. Tapi amalan ibadat kita tetap yg sama tu je. Sehingga kan ia turut menjadi rutin. Cuma rutin!

Cukup ke amalan itu je sebagai bekal. Sedangkan Rasulullah yg maksum selalu qiamullail. Macam-macam ibadat baginda buat. Yang wajib tak pernah ditinggalkan. Yang sunat tak terkira oleh kita. Kita pula cuma buat perkara yang sama ini, cuma yg wajib sahaja, setiap hari, sehingga ia menjadi satu rutin lalu terus langsung sikitpon tak meninggalkan kesan di hati kita. Cuma rutin!




Sebabnya? Kerana kita tidak berilmu atau kita berilmu tapi tak beramal. Dunia berjaya butakan kita. Kita muslim tapi ilmu kita tentang agama Islam itu sangat sikit. Apa itu Baitulmal? Macam Nabi Isa a.s. boleh jadi Jesus? Siapa ilmuwan Islam? Apa itu takwa? Tahu jawapan ni semua? Kalau ya alhamdulillah, moga iman anda bertambah, jika tak, takutla, jiwa kita kosong.

Alasan kita senang, aku tak terlibat hingga pentingnya kau tahu semua ni. Iman tu dalam hati tak boleh diukur dgn ilmu yg banyak. Tapi siapa yang akan nafikan sesungguhnya. Tak kenal maka tak cinta? Dalam Islm sendiri tekankan untuk kita menuntut ilmu. Penting sangat untuk kita belajar ilmu duniawi dan ukhrawi. Seimbang.

Allah berikan kita akal untuk kita fikirkan sendiri dan menghayati akan apa itu Esa nya Allah swt. Berkuasanya Dia itu. Kita diberi akal supaya kita temui sendiri dan bukan semata mengikut je apa orang cakap.


Kita selalu berusaha mencari perkara-perkara yang berkaitan dengan dunia. Pujian dari majikan. Wang yang banyak. Result yg bagus. Tapi kita lu[a yg semua tu tak ada maknanya bagi Allah swt. Kita sibuk sangat dengan semua tu hingga lupakan akhirat. Tapi kita semua dah belajar, kat syurga nanti semua yg kita nak terus dapat!




Hentikan alasan aku tak dapat hidayah lagi. Hidayah ni ada sejak dulu lagi. Macam main aci nyorok. Kalau kita tak usaha cari mcm mana kita nak jumpa. Tak kan orang yg menyorok tu nak dedahkan tempat sembunyi dia kalau kita malas nak cari? Dengan ilmu dan doa kita akan jumpa hidayah tu. Insyaalah.




Sekian. sekiranya ada yang terasa atau terkurang terlebih atau apa-apa. Minta supaya tegurla aku. Kita sama-sama kongsi ilmu. :)







Roll on : LIFE

Assalammualaikum

How is life? Great?

if you are to answer about your bf/gf or your friends. Or your tonnes of homework and the never become easier studies. Your family problem or whatever. Save it to your self cause I do have a little bit of those and do not need to hear others. What I am focusing here is what many of us may did not notice this one really important thing about life. What actually you want to do with your life?

We failed to ask ourselves, what matters the most ? What do we need to aim? What future held for u?. We end up knowing nothing ! Aren't this bothers you?

Do you really thing that life is all about getting good results in exam for a good steady work in the future? And then what? This is what makes me worries the most. Not many people at my age notice this particular thing because they are all messed up with the world. The world where everything is prepared by their parent. Internet is simply for Facebook and twitter. Care most about either become the most famous or become not bothering others. We know nothing about life.

WE ARE BLIND DEAR. LIKE REALLY BLIND.


And I am too like that. I don't want to be blind anymore so I need to find myself a purpose and too be truth I just didn't find it. Yet. 

I feel this emptiness such that I do nothing actually. I do what everyone do. The good result only give me a short satisfaction and sometime it does feels like nothing. 

Lastly, it hits me. It all goes back to Islam. My Din. My beliefs. We separate our life with our religion and it is totally wrong. Our life based on our religion. Our Iman! I studied because my religion thought me so. We are need to use akal that were given to us so we can properly think and observe anything and realise this is Allah will. We need to study to improve our community. And many more. 



We do everything for a reason and Islam clarifies that. Everything happens for a reason and we need to find that reason. So now, ask yourself again, sincerely, how is life?